Friday, 17 August 2012

Review Buku Spiritual Creativepreneur

Perjalanan membangun bisnis adalah perjalanan spiritual menuju Tuhan. 

Satu lagi karya terbaru CEO Petakumpet (perusahaan kreatif dengan 105 award tingkat nasional untuk karya-karya iklan dan desain grafis) sekaligus penulis Buku Best Seller 'Jualan Ide Segar' dan 'Tuhan Sang Penggoda' ini akan mengajak Anda untuk memikirkan ulang apa itu konsep tentang Islam, bagaimana implementasi Tauhid, bagaimana menerapkan konsep Taqwa dalam operasional bisnis sehari-hari.

Buku yang ditulis oleh M. Arief Budiman ini adalah percik pemikiran-pemikiran yang telah berinteraksi dengan realitas di lapangan sebagai ikhtiar untuk menggali lebih dalam lagi nilai-nilai Islam yang kontekstual dengan progresifitas gerak jaman, untuk menemukan nukleus dari konsep Islam tentang bisnis kreatif.

Buku ini akan menarik pemikiran Anda kembali ke garis start, mundur kembali ke titik nol untuk bercermin dan bertanya pada diri sendiri: sudah Islamikah bisnis saya, sudah kreatifkah bisnis saya?

Tulisan-tulisan yang blak-blakan tapi - sekaligus - jernih akan membawa Anda untuk melihat ke depan dan mengajak Anda untuk mempraktikkan konsep-konsep yang mungkin awalnya terlihat tidak logis tapi akan klop jika disinergikan dengan kekuatan iman. 

Buku dengan tebal 218 halaman yang dihadirkan dengan pilihan 3 cover berbeda (oranye, hijau muda dan biru muda) ini terbagi dalam 8 Bab yang bisa dijadikan pegangan dalam membangun dan mengembangkan bisnis kreatif islami.

Jadi, inilah buku yang akan membantu Anda agar bisa merasakan dengan pengalaman sendiri: keunggulan bisnis yang Islami dibanding yang belum Islami sekaligus keunggulan bisnis yang kreatif dibanding yang belum kreatif. Serta, keajaiban yang akan dihadirkan ketika mampu mensinergikan kreativitas dengan nilai-nilai Islami.

Sumber : http://www.spiritualcreativepreneur.com/

Event Kreatif : 60 Detik Mencari Investor

Terdengar seperti buku marketing yang terpajang di etalase, “Will You Invest” adalah sebuah ajang yang digelar di @america, Pacific Place Jakarta (10/11). Event unik ini memiliki fitur yang unik: presentasi didepan juri dan calon investor dilakukan dalam durasi 60 detik saja. Juri-juri yang begitu antusias dalam menyimak presentasi 20 entrepreneur ini adalah Charles Nagy (CEO Mekar.biz), Andy Laver (Project Manager Indopreneur USA, Andy Laver) dan Razz Gapar (Concerto Global Limited). Paham dengan tempo acara yang cukup cepat dan dinamis, mereka juga memberi komentar secara singkat padat, namun tepat sasaran.

Lalu, apa yang bisa dicapai dalam waktu 60 detik saja? Dari tiap presentasi yang disuguhkan, para juri dengan cerdas menggali dan memberi masukan tentang apa yang harus dilakukan. Dan hal ini bukanlah sesuatu yang mustahil. Ada beberapa presentasi yang ternyata bisa merangkum latar belakang, tujuan dan poin benefit project mereka.

Intinya, poin yang ditekankan dalam presentasi pada investor adalah: Fokus pada uang. Para investor hanya tertarik pada seberapa cepat dan besar uang mereka akan kembali. Jadi jangan menghabiskan banyak waktu tentang perjalanan panjang dan berliku kita tentang bagaimana melahirkan ide ini. Katakan dengan singkat, seberapa besar yang kamu butuhkan, seberapa besar uangnya akan kembali dan dalam jangka waktu berapa lama.

Beberapa peserta juga mendapat masukan mengenai bahasa tubuh mereka. orang dapat mengenali dalam waktu singkat apakah kita itu cukup percaya diri apa dilanda keraguan pada saat melakukan presentasi. Cara paling mudah untuk membantu rasa percaya diri kita adalah dengan berpenampilan sebaik mungkin. Pakailah pakaian yang nyaman dan terlihat professional. Rapihkan semua atribut yang terlihat langsung oleh para investor. Sisanya adalah ilmu presentasi standar: kontak mata dan gunakan pergerakan tangan secara efektif.

Acara selama 60 menit ini diprekarsai oleh Mekar, yang berfokus untuk mengembangkan entrepreneurship di Indonesia, mempertemukan karyawan dengan Angel Networks dengan menyediakan ajang bertemu secara online maupun offline. Dipandu oleh Marisa Ardani dari Mekar, acara malam itu menelurkan 5 finalis yang akan mendapat training, workshop dan kesempatan kembali mempresentasikan project mereka didepan para investor. Acara lanjutan ini akan digelar pada tanggal 15 November di venue yang sama.

Sumber : http://www.indonesiakreatif.net/index.php/id/news/read/60-detik-mencari-investor

Blue Ocean Strategy : Jadikan Kompetitor Anda Tidak Relevan Lagi

Apa itu Blue Ocean Strategy?
Blue Ocean Strategy or BOS adalah hasil dari pembelajaran selama 1 dekade untuk 150 strategi di dalam lebih dari 30 industri selama 100 tahun (1880 - 2000). BOS adalah usaha untuk mendapatkan perbedaan di dalam industri dan sekaligus menurunkan biaya untuk mendapatkan perbedaan tersebut.

Tujuan BOS bukanlah untuk mengalahkan semua kompetitor di industry anda tetapi untuk menciptakan sebuah pasar baru (atau Blue Ocean) sehingga kompetitor2 anda tidak relevan lagi.

BOS memberikan cara yang sistematis dan metodologi yang bisa diulang dan juga proses2 untuk mencari "Blue Ocean" untuk usaha baru dan juga usaha lama.

Apakah contoh perusahaan yang menggunakan Blue Ocean Strategy?
Air Asia, Nintendo Wii, Tune Hotels, Cirque du Soleil, dan masih banyak lagi.

Dimana saya bisa belajar Blue Ocean Strategy?
Anda bisa belajar Blue Ocean Strategy melalui public lecture yang diadakan Blue Ocean Strategy Indonesia (iklan di koran jika ada public lecture) atau anda bisa membeli bukunya di toko buku terdekat anda.

Saya membutuhkan bantuan menerapkan Blue Ocean Strategy, bisakah anda membantu saya?
Secara resmi Blue Ocean Strategy Consultant berada di bawah naungan Blue Ocean Strategy Indonesia.

Sumber : http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=7690336

AKSI (Ajaweya Koperasi Syariah Indonesia)

AKSI (Ajaweya Koperasi Syariah Indonesia) adalah Koperasi yang menjalankan prinsip-prinsip Syariah (Islam) dan mengembangkan Ekonomi Kreatif.